Metodologi
Cara setiap angka di situs ini dihitung, dan kenapa kami tetap menampilkan peluang acak di sampingnya.
AngkaLab tidak meramal. Yang kami lakukan: mencatat setiap hasil undian, lalu menghitung ringkasan statistik dari catatan itu dengan cara yang bisa diulang siapa pun. Halaman ini menjelaskan tiap perhitungan, batasnya, dan kenapa kami tetap menampilkannya walau undian bersifat acak.
Empat perhitungan yang dipakai
- Frekuensi per posisi — digit mana yang paling sering muncul di as, kop, kepala, dan ekor, dari seluruh catatan dan dari 30 hasil terakhir.
- Digit panas dan dingin — kemunculan digit dalam 15 hasil terakhir, dibandingkan tanpa melihat posisi.
- Digit lama absen — berapa undian telah lewat sejak sebuah digit terakhir muncul, beserta penjelasan kenapa ini bukan sinyal.
- Pasangan 2D dan kepala–ekor — dua digit terakhir mana yang paling sering keluar bersama.
Prinsip yang kami pegang
- Tidak ada unsur acak di sisi kami. Perhitungan yang sama pada data yang sama selalu menghasilkan angka yang sama. Tidak ada "rumus rahasia" atau bilangan yang dikocok.
- Arsip tidak disunting. Setiap analisis disimpan saat tayang, lalu dinilai terhadap hasil yang keluar setelahnya. Skornya, termasuk yang buruk, ada di halaman akurasi.
- Peluang acak selalu ditampilkan sebagai pembanding. Kalau skor kami tidak jauh dari peluang acak, itu bukan kegagalan sistem — itu bukti undiannya memang acak, dan pembaca berhak melihatnya.
- Istilah jujur. Kami menulis "digit tersering", bukan "angka jitu"; "pasangan tersering", bukan "2D pasti".
Data
Hasil ditarik otomatis setelah undian tiap pasaran, disimpan dengan tanggal undian, dan tidak dihapus. Jumlah hasil tercatat per pasaran tertera di setiap halaman keluaran. Bila sebuah hasil terlambat masuk, halaman akan menyusul pada pembaruan berikutnya; penilaian akurasi selalu memakai analisis yang tayang sebelum undian itu.